Tampilkan postingan dengan label Short Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Short Story. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Januari 2018

SCARY JANUARY

Malam sendu setelah nunggu Gerhana Bulan sampe tengklek tengklek kepala ambil gambar, anyway...

Ini adalah posting blog pertama ditahun 2018 tapi di Januari akhir. Kenapa "Scary January" karena bulan ini bener-bener semua hal yang menakutkan terjadi padahal udah berusaha mati-matian untuk tetep jaga agar ini tidak terjadi haha, tapi yaudahlah ya. Yang terjadi biar terjadi, lagian banyak banget hal yang bisa gue ambil hikmahnya setelah kejadian ini.

Firstable, lambung gue error dan akhirnya opname lalu kedua selang beberapa hari mama jatuh sakit lebih dari 3 minggu sampai detik ini.

coba itu, gimana?
sekeras apapun kita berusaha untuk menjaga segala sesuatu yang kita cintai baik-baik seperti biasa, tetap saja terjadi ketika takdir sudah berkata begitu.

besok udah masuk Februari, semoga semua keadaan membaik dan lebih baik sehingga 2018 ini menjadi tahun yang lebih menyenangkan!

Selasa, 26 Desember 2017

KEMBALI MENULIS

Hi Guys!

Sudah adakah waktu sewindu tak bersua dan melulis kalimat-kalimat sendu?
1 tahun lamanya sibuk mencari jati diri dan menetapkan arah sampai lupa bercerita, tidak lama lagi mulai januari nanti blog ini akan ramai kembali dengan celoteh kosong dan kisah dari segala penjuru lembar kehidupan sehari-hariku.

Ah..

Waktu jika dibiarkan berjalan memang begitu laju nya, kecang sekali sampai lupa umur bertambah dan jiwa mulai matang.

Baiklah kalo begitu sampai bertemu ditahun 2018!
Aku menyatakan mulai saat ini aku akan kembali menulis.

Minggu, 29 Mei 2016

FIRASAT


"waktu ade berangkat juga mama tetep liatin aja sampe ga keliatan, kaya ga izin-in pergi aja tadi pagi."
Senin, awal hari minggu baru seperti biasa sudah banyak kegiatan menunggu. to do list siap-siap untuk di coret satu-satu.
di senin ini lumayan melelahkan (ga juga sih), mulai dari pagi setelah meeting di lanjut kegiatan lain sampai selesai jam kantor pun masih ada beberapa hal yang harus di kerjakan.

"laper ya" celetuk bunyi setelah perut bergetar (asik), "makan dulu deh mending setelah itu baru pulang", yola's said. "ada yang harus di tanda tanganin owner dulu tapi ya", "ok buruan deh".

singkat cerita gue pergi cari makan ga jauh dari kantor. selesai makan sambil ngobrol-ngobrol kita balik ke kantor dan hujan lumayan deres pun turun. ambil tas jaket dan pegang kunci dan ready to go home, tapi ko males banget ya mau pulang tumben tumbenan mungkin efek lelah jadi ga terlalu di gubris. sebelum pulang sempet ngobrol dulu sama supervisor sambil nunggu hujan yang lumayan itu loh.



sekitar pukul 8 malam hujan agak mendingan dan gue nekat buat pulang karena besok harus ke luar kota buat urusan kerja, so harus istirahat cukup sebelum besok berangkat. cape, lelah ga jelas "yaudahlah bismillah aja saya pulang ya pak", pamit.

di perjalanan pulang biasa-biasa aja ga ada yang beda atau janggal, tapi makin jauh dari kantor ko makin ga enak hati.

mobil dari kanan belok ke arah yang sama tiba-tiba rem mendadak, di samping ada dua motor lumayan kenceng dan sebelah kanan 1 motor yang hantem gue sampe kaya sinetron terbang-terbang gitu terus terlempar ke arah bahu jalan, gelap! ternyata kita semua tabrakan dan dadah dunia. buka mata dan ada orang yang tarik gue dari belakang terus lupa rasanya kenapa dan ada apa, semacam orang yang tak tau arah jalan pulang (yha butiran debu).

telpon temen & orang rumah, 20 menit kemudian datang kaka sama istri dan adek gue, itu keadaan nya 2 kaki ga bisa gerak pelipis yang rasanya kaya si tom yang kena besi gara-gara si jerry jail nyut nyutan parah, di bawa kerumah dan di bawa ke tempat alternative tulang iya kang urut hm.

berasa robot yang lagi re-build ga tanggung-tanggung gue teriak membangunkan 1000 desa eh gadeng lebay bener, but seriously yang denger teriakan gue kerumah dan mereka mengeluarkan ke ibaan rasa sakit gue lewat air mata (ea) jadi kebayangkan kan apa rasanya saat kang urut sikat semua badan gue, key bhay!.


tulang rusuk kaki kiri geser, betis kaki kiri retak, tangan kiri ratak juga, pelipis kiri, dan punggung ke leher atas yang kanan. haha gimana lengkap belum? sakit banget oi sedi :(
tapi alhamdulillah masih di berikan kesempatan hidup oleh Allah yang maha pemberi kesempatan lagi bijaksana.

resiko berkendara kalo ga di tabrak ya nabrak. selalu hati-hati dalam berkendara selalu utamakan keselamatan berkendara dan jangan lupa berdoa.

sekian!

Senin, 30 November 2015

Fifty Shades Of Grey

"cantik"
"maksudnya?"
"iya kamu cantik"
"..."
bagaimana bisa seseorang yang hanya bertatap melalui media seakan tau kita seperti apa dan bagaimana ...

fyuh!
kamu adalah orang yang pertama yang buat aku bingung dari awal kita kenal, datang begitu saja tanpa permisi pada akhirnya pergi perlahan lalu menyerah, selalu mendominasi segala hal. mulai dari kondisi, waktu dan perasaan. kamu selalu ingin aku atau orang-orang yang berada di sekitar kamu menjadi sosok atau hal yang kamu suka, manusia egois hadir tanpa alasan.

dingin!
es juga kalah dingin nya dengan sikapmu,
laki-laki dengan sosok misterius ini mencoba membutakan mana cinta dan mana yang sekedar suka. wanita manapun bisa dengan mudah jatuh begitu aja, setelah kamu puas lalu di hempas begitu saja.

"kamu biasanya ngapain sama orang spesial ya like pacaran?"
"ha ha ajakin traveling, mikir bareng, nyari buku, kuliner paling penting"
"aku liat kamu perempuan sangat perfectionist. beda, aku lebih seperti grey"
"..."
 berwarna ya dunia, dari sekian jutaan ribu manusia yang aku temui aku bertemu dengan satu sosok laki-laki yang berbeda jauh terbalik dengan laki-laki yang pernah aku kenal sebelumnya. pilihan hidup banyak ya ... keputusan dari pilihan yang membuat kamu berjalan sejauh ini, yang pasti bukan aku orangnya, jadi ... hati-hati dan sampai jumpa.

Senin, 31 Agustus 2015

JATUH CINTA TERLALU CEPAT


Tidak ada istilah 'jatuh cinta pada pandangan pertama' aku tidak percaya dengan istilah itu lagi,
berapa kali aku jatuh karenanya?
Berapa kali aku dibuat kecewa?
Berapa banyak bualan di dengarnya telinga ini?
Tidak... tidak lagi, aku berhenti dan aku muak cinta.
Ajak logika ketika jatuh cinta, walaupun ia tak bisa berjalan beriringan berhenti sesaat, tarik logika! Tanyakan, apakah aku memberikan tempat kepada orang yang tepat? Apakah aku yakin dia masuk ke hati ini dan tak akan merusak segalanya? Apa aku sedang mempersilahkan seseorang untuk membuat aku lupa bahwa aku mencintai diriku sendiri?
Percayalah rasa, ketika kamu sedang jatuh cinta maka logika mu akan berhenti bergerak.
Semua terlihat sempurna, semua terlihat apa adanya, semua terlihat bahwa cinta itu memang ada, mengapa semua terlihat meyakinkan? Mengapa ragu ini bisa hilang dengan keyakinan yang kamu berikan? Selemah inikah hati? Segoyah inikah rasa? Apa aku hanya tertarik saja? Oh ... ya mungkin itu 'aku hanya tertarik' belum ... ya ... belum jatuh cinta.
Aku tidak mudah percaya, aku yakin tidak semudah itu menempatkan hati untuk orang yang baru lagi, sepertinya aku belum siap.
Tapi kamu tiba-tiba datang, ya ...
Datang dan memberikan keyakinan ...
Datang dan memeberikan harapan ...
Datang dan membuat aku jatuh pada cinta mu ...
Hati menyambut 'selamat datang cinta'
Aku melupakan logika aku tidak pernah ajak logika ketika aku jatuh cinta karena memang tak bisa.

*
98 hari berlalu, indah ya cinta semuanya terlihat baik-baik tak ada masalah berarti kita hadapi semua berdua ya ... yang pada kenyataan nya aku terperangkap tatapan sok tulus mu itu. Hingga akhirnya dia mengatakan sesuatu malam itu saat telpon seperti biasa sebelum tidur,
"hmmm ... aku serius, sepertinya hati sudah jatuh di kamu dari pertama kita saling sapa. Sabar ya aku akan datang kerumah dan kamu harus selesaikan kuliahmu dulu." Mulutnya bergerak dengan nada yang tak pernah aku dengar sebelumnya dan hatiku pun bergetar, dalam benak 'aku harus jawab apa' 'ini tanda aku harus menunggu kah?'. 'aku hanya remaja yang beru saja beranjak dewasa, rasanya tak mungkin.'
"oh ya ... jangan bicarakan masalah perasaan lewat media, nanti saja ya pas ketemu", dengan sigapnya dia menjawab "aku serius, kamu jangan anggap ini lelucon!", nadanya meninggi setelah mendengar ucapanku.
Setiap kali dia mengunjungi ku di rumah, dia begitu akrab dengan semua anggota keluarga ku seperti tidak ada jarak di antara mereka, dan kini diapun mencuri hati ibu dan ayahku.
Detik melewati menit, menit melangkah ke jam, jam berlalau dan hari berganti, dia ... ya! dia sang pencuri hati berkali-kali mayakini hati ini bahwa setiap apapun yang dia yakinkan harus di percayai hati, lalu kemana perginya rasa? Dan dimana letak logika? Baiklah sepertinya hati ini menyerah dan aku mulai yakin untuk menjatuhkan cinta kepada laki-laki yang membuat yakin ini berkali-kali.
*
Semuanya aku jalani hingga pada suatu hari ...
bolak balik melihat notifikasi, bolak balik melihat apa ada 1 text yang ia tanggapi, ternyata hari ini adalah hari pertama tak ada kabar darinya.
*telepon masuk* pukul 17.45
"hallo ... maaf ya aku baru kasih kabar aku lumayan sibuk"
"ya ... ga apa-apa kok hmm ... kamu lanjut aja dulu aku ga mau ganggu"
"ga kok, aku sambil telepon kamu saja."
Tak lama dia pamit dan melanjutkan kesibukannya itu dan aku mengerti.
Besok menjadi kemarin dan hari inipun kejadiannya sama, samakin hari semakin jarang komunikasi dia selalu beralasan sama, sibuk. Hati ini selalu memaafkan hati ini selalu luluh kembali ketika mendengar suaranya okey ... laki-laki ini berhasil menempati tempat penting sekarang, dan dia berhasil mencuri semua perhatian 24jam ku, selamat!
Hidup dijaman teknologi seperti saat ini bisa dengan mudah melihat kehidupan media sosial seseorang secara real time, tak sengaja melihat salah satu update terbaru dari nya di salah satu sosial media, aku cek kembali ya itu dia lalu kenapa sampai saat ini dia tak membalas pesan pendek ku, aku coba untuk menghubunginya pun tak ada jawaban, hanya menunggu dan mengerti.
Berhari-hari sudah tak ada kabar dan beberapa kali terlihat di media sosial, nice! Berhenti sejenak, aku tarik logika, "sepertinya ada yang tak beres hmmm ... sepertinya aku di bodohi sepertinya aku terlalu yakin" logika seakan memaksa untuk berfikir lebih relistis, logikapun mendorong untuk terus berfikir.
Berkali-berkali dengan kejadian yang sama ...
Pukul 9 malam di menit 18,
"okey sepertinya aku harus minta penjelasan setidaknya dia memberikan alasan", hati ku bergurutu bosan menunggu ketidakjelasan seperti ini.
*recent update*
*a minute ago*
Kaget aku di buatnya, dia ganti display picture dengan seorang perempuan begitu dekat kelihatannya,
'nice!'
'kamu jangan terlalu curiga, ini foto sudah lama'
'kasih aku 1 alasan, setelah itu aku pergi'
'ya, baiklah. Aku sadar aku terlalu banyak memberikan harapan sama kamu, aku takut kamu kecewa'
hancur rasanya, entahlah!
lalu perjuangan dia untuk meyakinkan ku itu apa? Lucu ya ini adalah level cinta yang paling membahayakan, seseorang bisa melakukan cara yang begitu manis dan dia buat seindah mungkin untuk mendapatkan cinta seseorang yang menarik perhatiannya, setelah dia dapat kepercayaan dari seseorang tersebut dia mematahkan hati pasangannya begitu saja.
'jadi?'
'yaudah aku mau biasa aja.'
' ... '
"Bagaimanapun kamu mencintai seseorang jika kamu hanya berjuang sendirian itu bukan cinta namanya, mungkin rasa mu saja yang terlalu nyaman"
Sepertinya aku harus kembali dan bangun dari mimpi yang dia berikan, karena menunggu terlalu lama itu tidak mungkin dan hati yang telah dia patahkan tidak akan pernah utuh kembali,
kenapa?
"Karena cinta di ciptakan tak untuk di perjuangankan sendirian."
"so ... i'm done with you."
/selesai/